Soal Ujian Akhir Semester Sejarah Sastra



1. Jelaskan persamaan dan perbedaan antara Gerakan 80-an dan angkatan pujangga baru dan jelaskan juga hubungan keduanya.

jawaban :

  • Persamaannya: keduanya menentang sastra sebelumnya. PB menentang sastra Melayu klasik, angkatan 80-an menentang sastra domine (kependetaan). Di dalam usahanya mencari pengucapan yang baru keduanya mencari contoh dari luar. PB Mendapat pengaruh yang kuat dari angkatan 80-an negeri Belanda, sedangkan angkatan 80-an mendapat pengaruh dari sastra Inggris dan Perancis.
  • Perbedaannya: angkatan 80-an mengutamakan unsur estetis yang murni sedangkan PB lebih mengutamakan unsur tujuan sosial yang jelas. Angkatan 80-an lebih menonjolkan sifat individualisme dan berkesenian,sebagian dari pengarang pujangga baru justru menolak individualisme dalam berkesenian.

2. Jelaskan ciri-ciri ekstra estetik angkatan 45?

Jawaban:

Puisi:

- individualisme menonjol, dalam arti, kesadaran kepada keberadaan diri pribadi terpancar dengan kuat dalam sajak-sajak periode ini;

- mengekspresikan kehidupan batin/kejiwaan manusia melalui peneropongan batin sendiri;

- mengemukakan masalah kemanusiaan umu (humanisme universal) tampak jelas, seperti tentang kesengsaraan hidup dan hak-hak asasi manusia;

-masalah kemasyarakatan: mengemukakan kehidupan sosial yang pincang;

- filsafat eksistensialisme mulai dikenal.

Prosa:

- mengemukakan masalah kemasyarakatan;

- mengemukakan masalah kemanusiaan universal;

- mengemukakan pandanga hidup dan pikiran-pikiran pribadi untuk memecahkan suatu masalah;

- latar cerita pada umumnya latar peperangan (perang kemerdekaan) dan

kehidupan sehari-hari.


3. Apa yang Anda ketahui dan menarik dari tokoh-tokoh angkatan 70-an seperti: Iwan Simatupang dan danarto?

Jawaban: Pada periode 70-an ini ledakan kreativitasnua luar biasa,melebihi angkatan 45. Dimana para tokoh tokoh angkatan 70 ini merupakan tokoh pembaharuan.

● Iwan Simatupang: kebanyakan karya dari Iwan Simatupang ini menggunakan tokoh "kita" serta tokohnya kebanyakan gelandang karena lebih paham dengan eksistensi, serta tokoh yang diambil dalam cerita, oleh penulis tersebut bukan dari manusia yang berasal dari darah dan daging melainkan dari ide.

● Danarto: keunikan karya darnoto ini menuliskan karyanya dengan konsep gado-gado (adanya varian berbagai bahasa dalam karyanya).


4. Menurut Todorov ada tiga tugas dari Sejarah Sastra. Jelaskan.

Jawaban : (Todorov; 1985: 61) mengatakan bahwa tugas sejarah sastra adalah sebagai berikut:

● meneliti keragaman setiap kategori sastra.

● meneliti jenis karya sastra baik secara diakronis, maupun secara sinkronis. Maksudnya penelitian diakronis merupakan penelitian resepsi terhadap sebuah teks sastra yang menggunakan tanggapan- tanggapan pembaca pada setiap periode. Sedangkan Penelitian sinkronis merupakan penelitian resepsi terhadap sebuah teks sastra dalam masa satu periode. Penelitian ini menggunakan pembaca yang berada dalam satu periode.

● menentukann kaidah keragaman peralihan sastra berikutnya.


5. Jelaskan ciri-ciri struktur estetik puisi-puisi pada periode pujangga baru

Jawaban:

- puisinya, puisi baru bukan pantun dan syair lagi ada jenis baru yaitu Soneta dan balada

- Pilihan kata-kata diwarnai dengan kata-kata yang indah

- Bahasa kiasan utama ialah perbandingan.

- Bentuknya simetris, ini pengaruh puisi.

- Gaya ekspresi aliran romantis tampak dalam gaya pengucapan perasaan, lukisan alam indah dan tentang, dan lainnya

- Gaya sajaknya diafan atau polos, hubungan antara kalimat jelas kata-kata serebal, hampir tak digunakan kata-kata yang ambigu seperti simbolik dan metafora.Persajakan merupakan salah satu sarana kepenulisan utama.


6. jelaskana hubungan timbal balik antara sejarah sastra dengan kritik sastra.

Jawaban: Hubungan timbal balik antara sejarah sastra dengan kritik sastra yaitu Dengan Adanya kritikan terhadap sastra (karya sastra) dapat mempengaruhi perjalanan sejarah sastra itu sendiri karena Untuk memilih dan menentukan karya sastra yang menjadi objek pendidikan sejarah sastra itu diperlukan bahan-bahan dari kritik sastra. karena tugas kritik sastra itu untuk menentukan nilai suatu karya sastra dan kritik sastra juga membutuhkan bahan-bahan dari sejarah sastra terutama di dalam usaha menentukan asli tidaknya suatu karya sastra atau ada tidaknya pengaruh dari sastra lain. Jadi Perkembangan sejarah sastra tidak terlepas dari kritik sastra.


7. Jelaskan pendapat Slamet Muljana dan Ajip Rosidi tentang permulaan sastra Indonesia, anda cenderung mengikuti pendapat siapa dan mengapa?

jawaban: Slamet Muljana berpendapat bahwa sastra Indonesia itu dimulai saat Indonesia merdeka (1945) sedangkan Ajip Rosidi berpendapat bahwa sastra Indonesia itu muncul ketika semangat Indonesia ada (1922). Menurut pendapat saya, saya lebih cenderung mengikuti pendapat Ayip rosidi karena dimana apabila ada semangat Indonesia pada diri kita dan kemudian kita tuangkan dalam bentuk karya sastra maka karya tersebut bisa disebut karya sastra indonesia.


8. Jelaskan konsep (Cita-cita) berdirinya priode Balai Pustaka dan jelas ciri-ciri ekstra estetik dari priode ini?

Jawaban : Angkatan balai pustaka berdiri karena adanya suatu cita-cita yaitu memberikan pendidikan budi pekerti dan mencerdaskan hidup anak bangsa melalui bacaan. Adapaun Ciri-ciri ekstra estetik yaitu sebagai berikut:

  • Masalah adat, terutama masalah adat kawin paksa, pemaduan, dan sebagainya.
  • Pertentangan paham antara yang tua yang mau mempertahankan adat lama dan yang muda menghendaki perubahan mengikuti pemikiran modern.
  • Latar cerita, pada umumnya latar daerah pedesaan, kehidupan daerah dengan adatnya.
  • Cerita masa kini, bukan menceritakan tempat, tokoh dan zaman antah berantah.
  • Cita-cita kebangsaan belum muncul, masih berkutat pada masalah bersifat kedaerahan.

Post a Comment

0 Comments